Sebelum berangkat kami berkumpul di Masjid Agung ,Karanganyar .seletah sampai tempat kumpul alangkah kagetnya saya ternyata kelompok mendaki yang bersama saya berjumlah 15 orang tapi itu tidak menjadi masalah buat saya ,setelah semua bekumpul kita berdoa bersama lalu segera beangkat. Kami mengambil rute Solo, Boyolali, Selo, Keteb, Magelang , kami berangkat naik motor baris agar mudah ,saya berada pada baris terakhir agar yang tertinggal bisa saya tunggu padahal saya sendiri juga belum tau letak tepatnya gunung andong itu dimana ,hanya menggunakan insting (dikira hewan :v) ,ternyata baris an paling depan kami mengandalkan GPS nya , setelah itu saya agak tenang aja kan kira-kira udah pasti , tiba-tiba semua berhenti lalu nyuruh saya yang duluan ,kaget juga sama-sama gk tau jalan suruh mimpin perjalanan ,ya udah dari pada gk jalan-jalan aku di barisan depan ,ya lumayan bisa soalnya kan saya pernah lewat daerah Kopeng dulu waktu ada lomba jadi yang jadi tujuan saya daerah kopeng dulu dan akhirnya kita berpapasan dengan para pendaki lain lalu saya meminta ikut dalam perjalanan.
Setelah sampai di basecamp andong jaya ,saya kaget karna ternyata yang di belakang hanya 2 orang saja ,jadi teman-teman yang lain hilang entah kemana ,kami mencoba untuk member info kepada meraka agar berkumpul di basecamp Andong Jaya ,setelah setengah jam kita dapat berkumpul semua dalam satu basecamp ,kemudian kita beristirahat sebentar dan bersiap untuk melanjudkan perjalanan yaitu naik ke puncak Andong.
Pendakian di mulai pukul 22.30 sebelum berangkat kita cek perlengkapan supaya siap dan tidak ada yang tertinggal ,dan kami siap berangkat ,bicara soal medan pendakian ternyata tidak terlalu sulit di lalui hanya saja jalur pendakian sedikit licin mungkin karna hujan tadi untung saja saat perjalanan kami ke atas hujan sudah reda tapi harus berhati-hati dengan jalanan agar tidak terjatuh ,pada awal pendakian masik enak karna masih ada pepohonan untuk berpegangan saat mulai agak keatas hanya sedikit bahkan tidak ada kami harus terus berhati-hati ,ternyata salah satu teman saya dia mulai lelah dari bawah selalu saya beri semangat karna dia pasti bisa tapi sekarang mungkin dia sudah mencapai batasnya tanpa berfikir lama saya menyuruhnya duduk dan tas yang dia bawa sekarang saya bawa ,tidak masalah karna kita satu kelompok/Tim bahkan jikalau ada kelompok pendaki lain yang memang memerlukan bantuan aku tidak sungkan menawarkan bantuan kepada mereka. Setelah dia duduk saya mengambil tas dan berkata “lihat.. sekarang kita lomba cepat sampai puncak berani gk? Tapi harus hati hati ,kamu menang nanti pas turun tas kamu aku bawain lagi, siap?” dan dia berdiri dan segera berangkat naik ,malah saya sendiri yang tertinggal bukan karna berat tapi langkah saya terhambat dan susah melihat , tapi tidak masalah ,saya langsung berjalan merangkak dengan cepat dan ternyata saya juga yang sampai duluan ,setelah itu menunggu teman teman yang lain agar segera berkumpul .
Sedikit lagi kami sampai puncak tapi tidak kita lanjudkan karna harus beristirahat dan membuat tenda , kita sampai puncak pukul 23.45 lumayan singkat ternyata kami bergegas membangun tenda setalah setengah jam berlalu terbentuk 2 tenda dan... tenda saya belum jadi ya biasa saya belum pernah membangun tenda seperti yang sedang saya bangun ini lalu ada pendaki lain mendekat dan membantu saya untuk mendirikan tenda hanya dengan waktu 15 menit saya tenda sudah berdiri wah ternyata saya kurang berlatih , pukul 00.45 kami bersiap untuk tidur untuk menyiapkan tenaga untuk besok senin karna kita juga harus sekolah.
Disaat semua sudah terbangun kami sholat subuh di samping tenda lalu dilanjutkan membuat minuman hangat. Inilah yang dikatakan indahnya hidup di alam. Pernah menikmati secangkir kopi panas di dinginnya pagi pegunungan disertai pemandangan langit di sebelah timur menjelang terbitnya mentari? Cobalah, hidup itu indah kawan. Kami bersiap untuk mulai menuju puncak setelah semua tenda dan peralatan dibereskan ,melihat bagian puncak ternyata penuh dengan tenda-tenda para pendaki lain untung saja kami membangun tenda agak kebawah jadi tenda kami bisa berdiri jika kemarin kita lansung sampai puncak kita mungkin tidak bisa membangun tenda bahkan istirahat karna penuh sekali tempat di bagian puncak Andong. Kami mengambil beberapa gambar untuk kenang kenangan bahkan kita juga tidak mendapatkan sunrise karna cuaca tidak mendukung untuk apa berlama-lama di atas kami segera di melanjudkan perjalanan turun karna kami besok senin harus sekolah ,
Setelah kami sampai basecamp Andong Jaya saya meminta untuk teman-teman agar beristirahat karna setelah ini kita akan melanjudkan perjalanan untuk pulang , perjalan masih jauah dan ini akan melelahkan. Sekian, Gunung Andong ini memang indah bahkan memiliki dua puncak ,saat berada di atas kita akan merasa di kelilingi oleh gunung lain,dan kalian akan berfikit untuk memilih salah satu dari gunung itu untuk tujuan pendakian selanjudnya. Untuk pada pendaki mari sayangi alam Indonesia ini berhenti merusak tumbuhan dan membuang sampah sembarangan.







